Sidoarjo, 10 Oktober 2025 – Kabar membanggakan datang dari MI Walisongo, di mana salah satu siswanya berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang Kejurkab IX Pagar Nusa Kabupaten Sidoarjo yang digelar pada tanggal 10 Oktober 2025 di Sidoarjo

Adalah Achmad Arazka Afwahyudi,, siswa kelas [IV], yang berhasil menyabet [Juara I] dalam kategori Usia Dini mewakili kontingen dari Cabang Pagar Nusa MI Walisongo Dengan semangat juang tinggi dan latihan yang disiplin, tampil luar biasa dan berhasil mengharumkan nama madrasah.
“Prestasi ini bukan hanya membanggakan MI Walisongo, tapi juga menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.”
Keberhasilan luar biasa yang diraih ini bukanlah datang secara kebetulan, melainkan merupakan akumulasi dari kerja keras, disiplin tinggi, dan pengorbanan yang dilakukan secara konsisten oleh para pelajar atau siswa kami dari MI Wali Songo Sawohan. Mereka menunjukkan dedikasi yang tak tergoyahkan melalui latihan rutin dan terstruktur yang mereka jalani setiap hari. Sesi latihan yang intensif ini mengasah ketangkasan fisik, memperkuat mental, dan menyempurnakan setiap jurus yang menjadi ciri khas Pencak Silat Pagar Nusa. Namun, semangat juang para siswa ini tidak akan menyala sebegitu rangnya tanpa adanya dukungan penuh dari semua pihak. Peran sentral para pelatih adalah kunci, yang tidak hanya berfungsi sebagai mentor teknis tetapi juga motivator spiritual dan mental. Di samping itu, dorongan dan doa restu dari orang tua memberikan ketenangan batin dan sumber kekuatan tak terhingga. Terakhir, fasilitas dan dukungan kelembagaan dari pihak madrasah memastikan lingkungan yang kondusif bagi para santri-pelajar untuk berkembang dan berprestasi di tingkat tertinggi.




Ajang Kejurkab Pagar Nusa ke-9 yang baru saja usai ini sukses menegaskan posisinya sebagai kompetisi pencak silat tradisional Nahdlatul Ulama yang paling bergengsi dan kompetitif di Kabupaten Sidoarjo. Dengan partisipasi yang luar biasa, kejuaraan ini berhasil melibatkan ratusan peserta terbaik dari berbagai jenjang sekolah dan madrasah, termasuk delegasi unggulan dari MI Wali Songo Sawohan. Peserta datang dari beragam jenjang, mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas, mewakili berbagai lembaga di se-Kabupaten Sidoarjo. Jumlah peserta yang masif ini tidak hanya mencerminkan antusiasme yang tinggi terhadap pelestarian tradisi pencak silat, tetapi juga menjadikan setiap pertarungan sebagai ujian sesungguhnya atas kemampuan, mentalitas, dan strategi para pesilat. Kualitas kompetisi yang tinggi ini pada akhirnya membuktikan bahwa keberhasilan yang diraih oleh para siswa MI Wali Songo Sawohan adalah hasil dari keunggulan mereka dan kesiapan mereka bersaing di tingkat kabupaten.
Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.

